Tingkatkan Kinerja Keselamatan Jalan. Ini Dilakukan BPTD Wilayah III Sumbar

MATARAKRAT- SUMBAR | Kehadiran UPT Pusat di daerah sudah memperlihatkan kinerja yang baik, hal ini terlihat bahwa dari 25 UPT yg dibentuk pada bulan Juli 2017 mulai mengangkat marwah perhubungan darat.

Hari ini misalnya, mulai mengoperasikan UPPKB Tanjung Balik Sumatera Barat seperti disampaikan Ariandi Ariyus, Ka. BPTD Wilyah III Sumbar. Lanjut Andi panggilan akrabnya mengatakan, selama ini para pengusaha seolah tidak mau tahu terhadap aturan terkait penyelenggaraan angkutan barang.

Sejak januari 2017 UPPKB ditangani pusat dan pantauan dilapangan hampir 90 persen kendaraan melanggar, baik dari lebih muatan maupun persyarata teknis seperti modifikasi karoseri bak muatan.

“Hari ini saya perintahkan dan ini sejalan dengan perintah Dirjen yg secara serempak se Indonesia mulai melakukan penindakan di UPPKB ” tegas KA. BPTD Sumbar yang juga Putera Minang.

Pengoperasian Jembatan Timbang, masih memang sangat penting karena dari pantauan kami tingkat kerusakan jalan sangat dipengaruhi oleh kelebihan muatan. Tentu harapan kami bahwa jembatan timbang tidak hanya sekedar mengawasi saja atau menda tapi lebih dari itu harus menegakkan aturan alias tindakan nyata jangan sebagai tempat pungli saja ujar sumber yang tidak ingin disebut namanya.

Menanggapi hal tersebut Ariandi mengatakan bahwa memang selama ini konotasi itu sudah melekat, tapi sejak diambil alih Pusat dan saat ini melalui PM 154 2016 dan telah menjadi tanggung jawab Balai Pengelola Transportasi Darat maka saya jaminkan tidak ada lagi pungli.

Olehnya saya ingatkan kepada seluruh pengusaha di Sumbar untuk tidak main main, karena saat ini kami sosialisai selama 2 minggu kedepan dan ini akan menjadi perhatian, setelah itu kalau saya temukan pelanggaran di Jembatan Timbang maka saya akan tindak dan tilang, kalau sudah pelanggaran berat seperti over load dan over dimensi maka saya akan kandangkan.

Saat ini jumlah kendaraan angkutan barang yang melintas cukup banyak data yang kami himpunan dari petugas UPPKB Tanjung Balik rata rata LHR untuk dua arah sebesar antara 700 s/d 800 kendaraan. (BN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *