Jumat, 04 Desember 2020, WIB
Breaking News

Jumat, 09 Okt 2020, 09:16:28 WIB, 1297 View Ben Isman, Kategori : Lalu Lintas

Sumber Klik Disini

Kab. Solok, Kongkrit.com—Guna megoptimalkan terminal yang telah dibangun pemerintah sesuai dengan fungsi yang seharusnya , Dinas Perhubungan Kabupaten Solok dibawah Koordinasi Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Dirjen Perhubungan  Darat Kementrian Perhubungan Wilayah III Provinsi Sumatera Barat, bersama unit Lantas dan Reskrim Polres Arosuka Solok, yang juga dihadiri Ditreskrimsus Polda Sumbar dan POM TNI AD I/4 Padang. Rabu (7/09/2020) laksanakan operasi penegakan hukum gabungan penertiban terminal bayangan di Solok.

Terlihat hadir dilapangan dalam Giat Gakkum Solok kali itu, Koordinator dari BPTD Wilayah III Sumbar Nursyafril Basar, SH, bersama PPNS Ahmad Joni, Syofyan, SH, Ahmadi, Ronal Afero, SH. Selanjutnya juga hadir Kadis Perhubungan Kabupaten Solok Muhammad Djoni, Pasi Gakkum POM TNI AD I/4 Padang Kapt. CPM Basuki, Kanit Turjawali Satlantas Polres Aro Suka IPDA Andri Perkasa, SH, Ditreskrimsus Polda Sumbar, Dedi Sumanto ,SH dan personil lainnya.

Kepala Dinas Perhubungan Kab. Solok, Muhammad Djoni, ketika ditemui media ini dilapangan menyampaikan, bahwa kegiatan itu merupakan upaya penertiban terminal bayangan yang ada di beberapa tempat di wilayah Kabupaten Solok, sebagai tindak lanjut surat yang dilayangkan BPTD Wilayah III Sumbar  pada dinas yang dipimpinnya.

Dimana, operasi itu dilaksanakan dengan pola hunting sesuai dengan pasal 13 PP Nomor 80 tahun 2012 tentang tata cara pemeriksaan kendaraan bermotor di jalan dan penindakan pelanggaran lalu lintas angkutan jalan.

Kegiatan operasi penertiban terminal bayangan yang dilaksanakan tim Gakkum, akan berlangsung 2 (dua) hari dan akan difokuskan terhadap kendaraan penumpang, hari pertama dilaksanakan di terminal bayangan by pass Selayo dan Terminal Bayangan di Saok Laweh by pass Pandan Ujung, sedangkan untuk hari berikutnya akan dilakasanakan di terminal bayangan Lubuk Selasih.

“Kegiatan ini kita laksanakan, salah satu tujuannya adalah untuk mengurai kemacetan lalu lintas pada ruas-ruas jalan yang biasa digunakan mobil penumpang, termasuk travel-travel liar sebagai terminal bayangan. Sehingga dengan adanya oprasi ini, fungsi terminal kembali bisa di optimalkan” sebut Djoni.

Senada dengan itu, Koordinator dari BPTD Wilayah III Sumbar Nursyafril Basar, SH menambahkan, bahwa program kegiatan yang dilaksanakan oleh balai yang membawahi jembatan timbang dan terminal itu. Dimana sesuai dengan UU nomor 23 tentang pemerintahan daerah, sudah beroperasi kembali dari tahun 2017, dan kegiatan hari itu adalah operasi gabungan untuk kembalikan fungsi terminal di Solok.

“Khususnya, untuk terminal tipe A Bareh Solok, sekarang beroperasi sudah dibawah kendali BPTD Wilayah III Sumbar. Seharusnya sesuai fungsinya, terminal dapat berfungsi sesuai ketetapan yang semestinya sebagai tempat untuk menaikkan dan menurunkan penumpang, khususnya bagi AKDP dan AKAP bisa berjalan dengan baik. Makanya, dengan adanya terminal bayangan ini, terminal yang ada dan sudah dibangun oleh pemerintah tidak dapat beroperasi dengan optimal. Maka operasi Gakkum ini kita lakukan,” tuturnya.

Kemudian terkait hasil kegiatan hari itu, Nursyafril Basar juga menyebutkan, bahwa telah dilakukan penindakan tilang terhadap beberapa kendaraan yang melakukan pelanggaran, dengan melakukan  pelanggaran pengisian penumpang di terminal bayangan tempat mereka beroperasi. Sekaligus hari itu juga mereka tegaskan supaya kendaraan penumpang yang ada, untuk tidak ada lagi yang melakukan kegiatan menaikkan dan menurunkan penumpang ditempat tersebut kedepannya. Dan berharap ada kesadaran bersama, untuk selanjutnya mereka dapat melakukan aktivitas dimaksud kembali keterminal yang telah ditentukan oleh pemerintah.

Sementara, Kapolres Solok AKBP Azhar Nugroho, SH. S.Ik. M.Si diwakili oleh Kanit Turjawali Satlantas IPDA Andri Perkasa, SH selaku pimpinan operasi  dari satuannya hari itu, untuk bergabung dengan tim Gakkum juga menyampaikan, bahwa kegiatan yang di gagas oleh BPTD Wilayah III Sumbar ini adalah bentuk sinergisitas antara dinas-dinas terkait dengan Kepolisian, khususnya di bidang keselamatan berlalu lintas.

“Kami mewakili pimpinan pada hari ini, sangat mendukung operasi ini. Karena memang seperti yang terlihat, dengan adanya terminal bayangan, efektifitas terminal yang sudah disediakan oleh pemerintah jadi berkurang. Kemudian, pada ruas-ruas jalan yang digunakan oleh mobil penumpang ini untuk ngetem, secara tidak langsung juga berakibat berubahnya fungsi jalan sesuai yang seharusnya. Sehingga berefek akan sering terjadi kemacetan, dan tidak tertutup kemungkinan akan menyebabkan terjadinya kecelakaan lalu lintas,” ungkap IPDA Andri.

Untuk itu, IPDA Andri Perkasa mewakili satuannya hari itu, juga ikut menghimbau kepada pengendara mobil penumpang, agar tidak lagi melakukan pengisian, atau aktifitas lainnya layaknya sebuah terminal diterminal bayangan yang ada. Tidak saja bagi mobil penumpang, himbauan tersebut juga disampaikannya kepada seluruh masyarakat, supaya bisa menunggu atau naik mobil penumpang sesuai dengan tempat yang sudah disediakan oleh pemerintah, yakninya di terminal.

Karena semua itu,  menurutnya adalah demi kenyamanan, keamanan dan keselamatan bagi seluruh masyarakat pengguna jalan juga dalam berlalu lintas. Tutup IPDA Andri Perkasa singkat.

(Miler)



Operasi Gakkum Gabungan BPTD Wilayah III Sumbar di Solok Tindak Mobil Penumpang Nakal di Terminal Ba
Jumat, 09 Okt 2020, 09:16:28 WIB, Dibaca : 1297 Kali
BPTD Sumbar Kampanyekan Pekan Nasional Keselamatan Jalan
Jumat, 18 Sep 2020, 12:31:01 WIB, Dibaca : 100 Kali
BPTD Wilayah III Sumbar Benahi Perlengkapan Jalan Nasional
Kamis, 10 Sep 2020, 19:54:47 WIB, Dibaca : 101 Kali

Tuliskan Komentar